Pada artikel sebelumnya tentang apa itu rave party dan sejarahnya kita sudah membahas tentang bagaimana perkembangan Rave Party di seluruh dunia. Pada artikel ini, anda akan membaca kelanjutan artikel dari Raveology tentang apa saja elemen dan karakteristik dari sebuah acara rave party.
Musik:
Elemen Utama dari rave adalah musik yang pada awalnya berpaku pada musik house dan techno, namun seiring dengan perkembangan zaman, genre musikpun bekembang. Ciri utama rave adalah adanya minimal dua ruang yang memutar musik dengan genre yang berbeda. Ini memungkinkan crowd untuk berpindah dari satu ruang ke ruang yang lain dengan musik yang perbedaan mood dari tiap ruang tersebut. Genre-genre yang sering kali di tampilkan dalam acara rave adalah; garage, techno, house, progressive house, jungle, breakbeat, drum&bass, down tempo, ambient, dan trance. Namun sesuai perkembangan dan tuntutan zaman, genre yang ditampilkanpun semakin luas. Kini kita bisa menjumpai adanya genre hip-hop, chillout, baleric, nu disco sampai eclectic dapat kita temukan dalam rave berskala besar.
DJ:
Tidak akan ada yang namanya rave jika tidak ada DJ. DJ is the center of the party itself. Rave secara tidak langsung telah mengubah peran DJ yg tadinya hanya dikenal sebagai pemutar lagu saja, Namun kini DJ adalah sosokk yg menentukan keadaan jiwa, suasana hati dan menciptakan atmosfir perasaan dari para crowd yg hadi di sebuah party. Bersenjatakan turntable, cdj, mixer dan lagu-lagu andalannya, Seorang DJ harus memiliki good sense of rhythm untuk bisa membangun atmosfir dan semangat crowd untuk bergoyang
Visual:
Adalah salah satu elemen terpenting dalam penyelenggaraan rave. Visual pada dasarnya adalah hasil proses kreatif berupa gambar-gambar artistik yg disajikan dengan menggunakan overhead projector untuk lebih membangun suasana dan feeling pada sebuah party. Visual harus memiliki koneksi dengan tema rave maupun musik yang ditampilkan dengan menggunakan overhead projector untuk lebih membangun suasana dan feeling pada sebuah party. Visual harus memiliki koneksi dengan tema rave mapun musik yang ditampilakn. Oleh karena itu pembuatan visual selalu menggunakan spektrum maupun degradasi warna-warna cerah untuk membahngun koneksi denganmusik yang ditampilkan.
The Drug
Tidak dapat dipungkiri bahwa penggunaan narkoba terutama jenis amphetamine tidakdapat dilepaskan dengan penyelenggaraan rave di seluruh dunia. Ada beberapa alasan yg melatarbelakangi situasi kondisi tersebut. Pneggunaan narkoba jenis ini akan membuat seseorang lebih bebas dari kekangan, lebih mudah berkomunikasi dengan orang, dan dapat dengan mudah berdansa mengikuti irama lagu. Namun tidak tertutup kemungkinan penyelenggaraan rave tanpa adanya peredaran narkoba. Seperti layaknya sbuah tindak kejahatan, semua kembali ke masalah masing-masing individu.
The Style
Yang termasuk style dalam acara rave adalah pakaian dan atribut. Tidak ada batasan yang baku karena raver bebas untuk mengekspresikan dirinya. Salah satu atribut yang kerap dipakai adlaah glowstick. Selain itu penggunaan pakaian yang simple dan catchy merupakan ciri para raver. Pakaian yg digunakan oleh raver sangat jauh dari unsur formalitas yg biasanya di terapkan oleh club.
The Flyers:
Flyers sebagai bagian yg tak terpisahkan dari rave, karena selain sebagai media informasi, flyers juga berguna sebagai wadah ekspresi dari para pembuatnya. Flyers sendiri pada umumnyamemuat informasi waktu, lokasi tempat dimana party akan digelar dan line up Dj yang akan tampil. Seringkali rave diadakan sebuah lokasi yang tidak biasa dan terpencil. Untuk itu, flyers biasanya juga memuat denah lokasi dimana sebuah acara rave akan digelar.
Plur:
Dalam rave terdapat empat nilai yang selalu dutamakan dan dijunung tinggi yaitu : Plur (Peace, Love, Unity and Respect). Nilai-nilai ini adalah nilai hakiiki yg dibutuhkan oleh setiap manusia. Cita-cita akan adanya perdamaian, cinta, persatuan dan penghormatan merupakan “pillar” kunci yg menjadi harapan yg ingin diwujudkan dalam acara rave. Perdamaian yg ingin diwujudkan dalam acara rave adalah sikap tidak membeda-bedakan orang berdasarkan ras, status sosial, suku bangsa , dsb. Dalam sebuah acara rave, individu-individu yg terlibat di dalamnya tidak terbedakan atas ciri-ciri tersebut. Nilai universal yg muncul dalam rave adalah sikap kebersamaan. Hal ini dapat tercapai dari sikap para raver yg terlibat didalamnya.
Credit: DJ CRIB Edisi#2
Artikel Terkait Lainnya:
